Posts

Kisah Perjalanan Hidup Manusia Dalam Islam

Image
Kisah Perjalanan Hidup Manusia Dalam Islam ini merupakan tanggapan dari istilah Reinkarnasi dalam Islam jika pengertian reinkarnasi seperti ini
Reinkarnasi (dari bahasa Latin untuk "lahir kembali" atau "kelahiran semula") atau t(um)itis, merujuk kepada kepercayaan bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Yang dilahirkan itu bukanlah wujud fisik sebagaimana keberadaan kita saat ini. Yang lahir kembali itu adalah jiwa orang tersebut yang kemudian mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu. (id.wikipedia.org/wiki/Reinkarnasi)
Umat Islam ada yang membagi perjalanan hidup atau alam kehidupan manusia menjadi 4, 5 dan 6 alam sesuai dengan pemikiran disandarkan pada dalil2 dari Al-Qur'an dan Hadits. dan yang membagi menjadi 4 dan 5 alam sudah tercakup pada yang membagi menjadi 6 alam.

1. Alam Ruuh

Persiapan pertama, Allah mengambil perjanjian dan kesaksian dari calon manusia, yaitu ruh-ruh manusia yang ber…

Hamba Yang Banyak Bersyukur

Syukur secara bahasa,

الثناء على المحسِن بما أَوْلاكَهُ من المعروف

“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut” (Lihat Ash Shahhah Fil Lughah karya Al Jauhari). Atau dalam bahasa Indonesia, bersyukur artinya berterima kasih.

Sedangkan istilah syukur dalam agama, adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh Ibnul Qayyim:

الشكر ظهور أثر نعمة الله على لسان عبده: ثناء واعترافا، وعلى قلبه شهودا ومحبة، وعلى جوارحه انقيادا وطاعة

“Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Madarijus Salikin, 2/244).

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Allah Ta’ala. Semisal Qarun yang berkata,

إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي

Kisah kematian orang yang gemar membeli minuman keras dan ke tempat pelacuran

Image
Kisah Sultan Murad dan Mayat Seorang Wali yang Semasa Hidupnya Gemar Membeli Minuman Keras dan Mendatangi Pelacur


Dalam buku hariannya, Sultan Turki Murad oglu Ahmed atau Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat, dia ingin tahu apa penyebabnya. Maka dia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Sultan Turki Utsmani periode 10 September 1623 hingga 9 Februari 1640 inipun berkata kepada kepala pengawal, "Mari kita keluar sejenak."

Di antara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan di malam hari dengan cara menyamar.

Sultan dan pengawalnya lantas pergi berkeliling kota hingga tibalah mereka di sebuah lorong yang sempit.

Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata dia telah meninggal.

Namun orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya.

Sultan pun memanggil warga yang tak menyadari kalau orang tersebut ada…

Hukum Waris

Image
Hukum Waris adalah suatu hukum yang mengatur peninggalan harta seseorang yang telah meninggal dunia diberikan kepada yang berhak, seperti keluarga dan masyarakat yang lebih berhak.

Hukum Waris yang berlaku di Indonesia ada tiga yakni: hukum Waris Adat, hukum Waris Islam dan hukum Waris Perdata. Setiap daerah memiliki hukum yang berbeda-beda sesuai dengan sistem kekerabatan yang mereka anut.

Hukum Waris Islam Sumber utama dalam hukum Waris Islam adalah Al-Qur'an surat An-Nisa' ayat 11, 12, dan 176. Hukum Waris Islam atau ilmu faraidh adalah ilmu yang diketahui. Siapa yang berhak mendapat waris dan siapa yang tidak berhak, dan juga berapa ukuran untuk setiap ahli waris.

Ilmu Faraidh termasuk ilmu yang paling mulia tingkat bahayanya, paling tinggi kedudukannya, paling besar ganjarannya, oleh karena pentingnya, bahkan sampai Allah sendiri yang menentukan takarannya, Dia terangkan jatah harta warisan yang didapat oleh setiap ahli waris, dijabarkan kebanyakannya dalam beberapa ayat …

MEMAHAMI MAKNA QURBAN DARI SUDUT PANDANG HAKIKAT

Oleh: Syansanata Ra
(Yeddi Aprian Syakh al-athas)

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Mumpung masih dalam suasana Hari Raya ‘Iedul Adha maka kali ini izinkan saya untuk berbagi kajian tentang pemaknaan QURBAN dari sudut pandang hakikat.

Boleh ya... Diizinkan ya... 🙏☺️

Untuk itu sebelum kita melanjutkan kajian ini, maka ada beberapa catatan kecil yang perlu kita sepakati terlebih dulu...


Kajian ini cukup panjang, tetapi bisa disave untuk dibaca kapanpun jika sudah memiliki waktu luang. Tetapi jika dibaca tuntas maka tentunya akan semakin bermanfaat.
Ada sebuah nasehat penuh makna dari leluhur kita di masa lalu tentang betapa pentingnya membaca tulisan apapun secara tuntas, “Yen ngewacen lontar de san nenga-nenga, nyanan tul patintul pepinehé” (Jika membaca tulisan janganlah setengah-setengah, karena hanya akan memberikan interpretasi yang prematur).Kajian ini disarikan dari berbagai sumber baik sumber referensi ilmiah ataupun sumber referensi spiritual seperti diskusi lahiriah dan diskusi bati…

7 Golongan yang Dinaungi Allah di Padang Mahsyar

7 golongan yang dinaungi Allah di padang mahsyar berdasarkan hadits HR. Bukhari 1334/1423.

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi SAW telah bersabda:

Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yg tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya

Pada hari kiamat ada tujuh tipe atau golongan manusia yang akan mendapatkan perlindungan Allah swt., yaitu :

Pemimpin yang adil Menjadi pemimpin yang adil itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan pikiran, perasaan, harta, bahkan jiwa. Dalam ajaran Islam, kepemimpinan bukanlah fasilitas namun amanah. Kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai fasilitas, kemungkinan besar kita akan memanfaatkan kepemimpinan itu sebagai sarana memperkaya diri tanpa menghiraukan aspek halal atau haram.

Sebaliknya, kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai amanah, kita akan melaksanakan kepemimpinan itu dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Nah, untuk melaksanakan kepemimpinan dengan cara yang amanah itu tidakla…

Keganasan dan Islam by Pierre Vogel Abu Hamza

Image
Salah seorang wartawan bertanya kepada pendakwah terkemuka German iaitu Pierre Vogel atau nama Islam nya Abu Hamza tentang kaitan antara keganasan dan Islam, beliau dengan lantang dan berani menjawab :
Siapa yang mencetuskan Perang Dunia Pertama ? adakah orang islam?
Siapa yang mencetuskan Perang Dunia kedua? Adakah orang islam ?
Siapa pula yang telah membunuh 20 juta nyawa suku kaum Aborigine Australia?! Adakah orang Islam ?
Siapakah yang menghantar bom untuk menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki ? Adakah
orang Islam ?.
Siapa pula yang membunuh lebih 100 juta orang Indian Amerika Utara ? adakah orang Islam ?
Dan siapa yang membunuh 50 juta orang Indian di Selatan Amerika ? Adakah orang Islam ?
Siapa pula yang menjadikan seramai 180 juta orang-orang Afrika sebagai hamba dan 88% dari hamba-hamba itu mati di buang di lautan Atlantik !! adakah orang islam yang melakukan nya ??
TIDAK ADA DI ANTARA KALANGAN PELAKU-PELAKU ITU ADALAH ORANG-ORANG ISLAM !!

Sebelum itu, hendaklah anda ketahui maksud &…

Ridho Suami Berbuah Syurga untuk Istri

Image
Ada kutipan yang sering kita dengar yang berbunyi "Syurga di bawah telapak kaki ibu", tapi mungkin kita jarang mendengar kutipan sandingannya "Syurga istri pada ridho suaminya". Dibawah ini akan dikupas, mengapa ridho suami berbuah syurga untuk istri, Insya Allah Bermanfaat. Amin

Sang suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya sepanjang hidup. Tetapi ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya sepanjang hidupmu, bahkan sering kali rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

Sang suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Tetapi sebelum dia sanggup membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, wanita asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

Sang suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, k…